perusahaan ini berbisnis apa saja dari menjual sendal jepit sampai membuat obat anti hamil. Pemilik perusahaan ini merupakan keturunan ke-3 dari saudagar cabe asal brebes dan bakat enterpreneurnya sangat berkembang di jakarta semenjak ia masuk sekolah dasar kristen dan bergaul dengan anak orang tionghoa yg sudah pasti punya berbagai bisnis yg dilakukan orang tua mereka. Latar belakang keluarga dan dunia usaha yang sangat akrab dengan kehidupannya membuat ia makin pandai membaca peluang usaha. Bisnis pertamanya adalah menjual kue bikinan kakaknya yanh dititip di kantin sekolah sewaktu mawih di SD. Saat SMP ia mengkoordinir teman satu kelas, satu angkatan, hingga satu sekolahan untuk buat kaos sablon bergambar yang sedang tren saat itu. Ia sudah cukup populer saat itu dan berlanjut hingga SMA sampai ke Perguruan Tinggi. Tentu saja biaya kuliah ia sudah biayai sendiri, ia buka toko alat tulis dan foto copy mengontrak sebuah kios dekat kampus. Saat itu ia sudah memiliki anak buah yang diberi upah untuk membantumya.
Kemudian ia melebarkan usaha berjualan alat listrik dan mulai menawarkan alat-alat listrik ke proyek bangunan sipil. Mulai dari tingkat rumah pribadi, sekolah sampai gedung bertingkat. Ia menawarkan segala yang menurutnya pastilah dibutuhkan dalam pengerjaan kelistrikan di tempat tsb. Ia mencatat dan membuat katalog sendiri hingga calon customer dapat mudah melihat dan akhir nya mau membeli darinya.
Tapi macam penawaran ini haruslah diawali dengan pengetahuan atas produknya sendiri. Dari bagaimana spesifikasi, cara pemakainnya hingga harga yang harus bisa bersaing dengan toko listrik yang ada.