Kamis, 06 Juni 2013

Track Gowes Jalur Jati Asih JJ



Track jalur sepeda jati asih, konon track inilah yg paling luas dari segi cakupan wilayahnya. Daerahnya di sudut Bekasi yg bersenggolan dengan Jakarta serta lengket dengan wilayah kabupaten Bogor. Menyusuri jalan tanah merah dihiasi tanjakan dan turunan serta ditemani tumbuh-tumbuhan  yang rindang juga menyejukan karena tiupan angin, juga ilalang yg menutupi track hingga menggores kulit. Jangan lupa track ini paling banyak menyebrang sungai. Lewat jembatan besi, meniti jembatan kayu, merayap jembatan kayu-bambu, ngesot-ngesot di jembatan besi-kayu-bambu-berisik-reyot- yg cuma 50cm lebarnya..  Belum lagi melewati rumah-rumah desa khas betawi pinggir, rumah urban, rumah doeloe sampai rumah rubuh, tempat pemancingan, kuburan, komplek perumahan, sawah, kebun, tempat sampah, sekolahan, rumah dokter, gubuk dukun beranak juga kandang burung dara yg berisik suara burung dara cowok yg branca banget pengen kawin..
Enggak hanya para rider lokal aja yg bermain disini rider interlokal juga banyak, dari sekedar hanya berolah raga, yang hobi gowes, yang latihan endurance, yang pingin liburan murah meriah, ajarin anak bersepeda biar besar nanti bisa jago seperti sam hill, sampai yg kabur dimarahin istri karena sudah sejak semalam diajakin istri "ehm" nggak mau karena takut nggak kuat  pedalling ditanjakan. Yg lebih istimewa adalah restoran mang ade yg berada ditengah-tengah track jalur jati asih ini. Restoran ini mempertemukan semua rider dalam satu titik. Tempat beristirahat, berkumpul, minum dan makan, ajang pamer sepeda, ajang lihat-lihat sepeda, tempat belajar yg namanya merek sepeda-group set-fork-rear shock sampai merek ban dan warnanya. Juga saling kenal, ngobrol, ngelucu, ngelawak, tertawa terkeheh-kekeh walaupun nggak lucu. Dan tak lupa bikin rencana minggu depan gowes kemana ??
Mang ade ini mungkin orang yg paling banyak dapat berkah dari jalur sepeda ini. Pastilah Allah sayang sekali dengan beliau... آمِين يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن

.... Diujung finish atau start ada bengkel sepeda mtb dan tempat cuci sepeda, juga tak lupa restorannya. Bengkel sepeda yg bernama "pitstop", tidak hanya satu apalagi setengah melainkan  dua ! Di kepalai seorang chief mekanik yg kecil-kecil cabe rawit jebolan mechanic crew specialized dan trex di ajang lomba UCI Championship 2000-2006 waktu merantau ke Eropa. Dan para asisitennya asal pesisir jawa barat yg malang melintang sebagai tukang reparasi mesin jahit dan montir gerobak motor. Sudah pasti handallah.
Sungguh merupakan kenikmatan tersendiri bermain sepeda bersama di jalur jati asih ini, penduduknya ramah, anak kecilnya lucu-lucu mirip komeng dan adul, ibu-ibunya murah senyum, bapak-bapaknya  yang suka menyapa, plus kalo anda beruntung, bertemu jalan ke jamban yg mirip jalur sepeda, bikin sepeda nyelonong ke kamar mandi.. Hihihi Rider bodoh ! Nggak bisa bedain mana jalur sepeda mana jalur sabun !
Treknya sendiri sangat variatif, berbagai tanjakan juga penuh turunan, mendatar, tikung kanan, tikung kiri, single track !  cocok sekali buat pengemar off road, saking assik nya trek ini berjarak dari 6 km sampai dengan 40 km.. Tergantung bagaimana ke kreativitas anda sendiri untuk mengeksplore trek ini. Bisa sampai dengan jalan trans yogi dan lanjut ke warung oncom.. Kalo anda penasaran.. Coba temui pak yance.. Beliau hapal bener trek ini. 10 kali masuk trek jj bersama beliau dijamin 10 kali juga akan menemui jalan yg berbeda,
Nama-nama jalurnya ada jalur grand canyon, ini turunan lumanyan tinggi dan panjang, kalau nggak terkontrol sepeda bisa bahaya akibatnya, didepannya kita bisa lihat bukit-bukit yg bisa jadi arena uji nyali turunan atau tes dengkul buat dijadikan tanjakan karenan memang tempat ini istimewa. Grand canyon ini nggak hanya turunan.. Jalur ini bisa dibalik juga kok hingga menjadi tanjakan.. Tergantung anda mau mencoba atau tidak. Ada sebagian rider disini yg suka trek terbalik.. Dia gowes nanjak  grand canyon ini.. Sepintas memang agak edan.. Tapi buat mereka "no problemo".. Seperti kata pepatah, slow but sure.. Kelihatan memang dari kakinya... Hitam.. Hahahaha.. Top markotop..  
Berikutnya ada turunan inul.. Yg berkelok-kelok seperti joget inul, ada tanjakan kuburan karena disampingnya memang ada kuburan, ada turunan cowboy karena di pagari dengan kayu dolken seperti di western tempat para cowboy berada. Ada lorong bambu, terjadi karena memang lebatnya pohon bambu yg menyerupai lorong dan gelap pula.
Ada banyak track yg bisa dikombinasikan dan memang sangat variatif sekali, untuk anda yg tertarik ingin mencoba jalur ini, jangan sungkan buat didampingi marshal setempat agar acara gowes anda makin menyenangkan.. Selamat menikmati..